Kosongnya Masker , Polisi Sidak Apotek di Indramayu

Kosongnya Masker , Polisi Sidak Apotek di Indramayu

Kosongnya Masker , Polisi Sidak Apotek di Indramayu, dilakukan mulai 04 Maret 2020 di beberapa Apotek yang ada di Indramayu dan Jatibarang. Kosongnya Stock disebabkan karena tidak adanya pengiriman ,padahal permintaan masker banyak ,karena sedang ada wabah Corona. Beberapa Apotek yang telah di sidak memang sudah lama tidak ada stock masker.

Stock masker telah kosong dari pertengahan Januari 2020 setelah Wabah Corona ada di China. Harga yang semakin lama semakin tinggi.

.

Sidak dilaksanakan atas intruksi dari Presiden Indonesia Joko Widodo dan Kapolri Idham Azis.
Adanya wabah Corona membuat masyarakat berbondong-bondong membeli masker , ada yg digunakan untuk sendiri dan ada pula yang dikirim untuk keluarga di luar negeri , untuk menghindari penularan virus yang berasal dari udara.
Kosongnya Masker , Polisi Sidak Apotek di Indramayu, Karena permintaan banyak hal ini menyebabkan harga menjadi melonjak naik. Sidak dilakukan untuk mengetahui apakah ada yang menimbun masker , karena harganya melonjak drastis yang awalnya Rp. 500 Saat ini menjadi Rp. 3000.
Jika ada yang melakukan penimbunan, hal itu akan ditindak tegas.

mediaarigayota.net/supplier-marmer-indonesia

Apa itu Virus Corona ?
Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernafasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernafasan, pneumonia akut, sampai kematian.
Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019. Virus i ni menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan beberapa negara.

Gejala Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalamai gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat seperti demam tinggi baruk berdahak bahkan berdarah, sesak nafas dan nyeri dada.

Tapi secara umum jika terinfeksi virus Corona mempunyai 3 gejala umum, yaitu :

-Demam

-Batuk

-Sesak Nafas

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Dihimbau masyarakat jangan panik, doa pada Allah agar dijauhkan dari wabah penyakit, jaga kebersihan dan pola hidup sehat.

Ada beberapa macam doa yang bisa di baca agar kita mendapat lindungan dari Allah dan dijauhi dari penyakit dan wabah. Salah satu doa yang di panjatkan oleh Rasullulloh adalah :

وَعَنْ أَنَسٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ يَقُوْلُ : (( اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، وَالجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ )) . رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ بِإِسْنَادٍ صَحِيْحٍ.

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit kulit, gila, lepra dan penyakit lain yang mengerikan” (HR.Abu Daud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *